Bencana Alam Berita Daerah Bisnis Ekonomi Infrastruktur Inspirasi Internasional Kesehatan Lifestyle Marketing Politik Tak Berkategori Technology Transportasi Travel
Beranda » Apel Kebangsaan di Cianjur, Bupati Tekankan Bahaya Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Apel Kebangsaan di Cianjur, Bupati Tekankan Bahaya Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Apel Kebangsaan di Cianjur, Bupati Tekankan Bahaya Narkoba dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Apel kebangsaan bersama Bupati Cianjur. Foto: (G. Wilantara).

CianjurTerkini.com – Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan bahwa pelaksanaan Apel Kebangsaan merupakan amanah undang-undang dalam upaya menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air, khususnya di kalangan generasi muda.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan apel yang digelar pada Senin (27/4/2026). Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini terhadap berbagai ancaman yang berpotensi merusak masa depan bangsa.

Menurutnya, generasi muda harus memiliki kewaspadaan tinggi agar tidak terjerumus dalam pengaruh negatif, terutama bahaya narkoba yang kini semakin mengkhawatirkan.

“Melalui apel kebangsaan ini, kita ingin menanamkan nilai-nilai cinta tanah air sekaligus membentuk karakter generasi muda yang kuat, berintegritas, dan memiliki semangat juang tinggi,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga mendorong para pemuda di Kabupaten Cianjur untuk meningkatkan daya saing melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan. Ia berharap generasi muda mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

Ribuan Anak Usia Dini Semarakkan Gebyar Pramuka Prasiaga Sindangbarang 2026

“Nilai-nilai nasionalisme tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan cinta tanah air,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sindangbarang, Deri Maryono mengatakan bahwa nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan melalui apel tersebut perlu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai hal itu penting untuk mencegah terjadinya provokasi yang dapat memicu perpecahan, sekaligus meningkatkan wawasan kebangsaan di kalangan pelajar.

“Harapannya, siswa mampu memahami dan menerapkan nilai persatuan serta menjaga keutuhan bangsa dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement