Fokus utama misi kemanusiaan ini adalah memulihkan akses jembatan yang selama ini menjadi jalur penting aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah yang harus melintasi wilayah terdampak untuk berangkat dan pulang sekolah.
Menurut Niko, keberadaan jembatan sangat menentukan keberlangsungan aktivitas pendidikan di wilayah tersebut. “Akses ini krusial bagi anak-anak. Jika tidak segera diperbaiki, risiko putus sekolah bisa terjadi,” ujarnya.
Komentar