Uncategorized
Beranda » Perantau Sukses di Cianjur: Ali Agus Panen 6 Ton Pepaya, Bukti Pertanian Masih Menjanjikan

Perantau Sukses di Cianjur: Ali Agus Panen 6 Ton Pepaya, Bukti Pertanian Masih Menjanjikan

Perantau Sukses di Cianjur: Ali Agus Panen 6 Ton Pepaya, Bukti Pertanian Masih Menjanjikan

Petani pepaya di Cianjur selatan sukses, jadi pemasok ke berbagai wilayah. Foto: (G.Wilantara).

CianjurTerkini.com – Kisah inspiratif datang dari Ali Agus, pria asal Sulawesi Selatan yang sukses mengembangkan usaha pertanian pepaya di Desa Pusakasari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

Berbekal kerja keras dan ketekunan, Ali Agus berhasil membuktikan bahwa sektor pertanian masih memiliki prospek cerah. Dalam satu musim panen, ia mampu menghasilkan sekitar 6 ton pepaya berkualitas unggul.

Ali mengungkapkan, pepaya dari kebunnya dikenal memiliki ukuran yang seragam serta cita rasa manis, sehingga banyak diminati pasar. Hasil panen tersebut dipasarkan ke berbagai daerah, seperti Bogor, Depok, Kramat Jati, Citeureup, hingga Cileungsi.

“Alhamdulillah hasil panen kali ini mencapai sekitar 6 ton. Pepaya kami kirim ke Bogor, Depok, Kramat Jati, Citeureup, dan Cileungsi. Semoga ke depan hasilnya semakin meningkat,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, status sebagai perantau bukanlah hambatan untuk meraih kesuksesan. Justru, ia melihat peluang besar di sektor pertanian, khususnya komoditas pepaya yang memiliki permintaan stabil di berbagai wilayah.

Arus Balik Lebaran di Selatan Cianjur Lancar Terkendali

Ali berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian. Selain menjadi sumber penghasilan, sektor ini juga berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian desa.

Perantau Sukses di Cianjur: Ali Agus Panen 6 Ton Pepaya, Bukti Pertanian Masih Menjanjikan

Buah pepaya hasil panen, untuk menutupi kebutuhan pasar.

“Dengan semangat pantang menyerah, saya membuktikan bahwa perantau pun mampu sukses dan berkontribusi bagi daerah tempatnya tinggal melalui usaha pertanian yang produktif,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement