
Curug Cisalada yang berlokasi di Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, menjadi saya tarik bagi wisatawan. Foto: (Yayan).
Cianjurterkini.com – Jika berwisata ke kawasan Puncak Cipanas dan mulai merasa jenuh dengan keramaian, ada satu destinasi alam tersembunyi yang menawarkan pengalaman segar dan menenangkan.
Curug Cisalada, air terjun cantik yang berada di Desa Kutawaringin, Kecamatan Mande, menjadi hidden gem yang belakangan mencuri perhatian para pencinta petualangan ringan.
Terletak sekitar 10 kilometer dari Taman Bunga Nusantara (TBN), Curug Cisalada menawarkan suasana asri khas pedesaan yang berpadu dengan gemericik air yang jernih. Pesonanya tak kalah dari curug-curug populer lain di Cianjur, namun nuansa kealamiannya justru jadi daya tarik utama.
Rute menuju Curug Cisalada dapat ditempuh melalui Jalan Marwati–Cipanas. Melewati sedikit area Masjid Putih Al Halim Sukaresmi, pengunjung bisa berbelok ke arah Kantor Desa Kutawaringin. Jalan hotmix yang membelah bukit dan hutan pinus membuat perjalanan terasa menyegarkan sejak awal.
Sesampainya di area perkampungan, sekitar 50 meter dari SD Cibodas, wisatawan perlu berbelok menuju Kampung Ciwaringin. Perjalanan dilanjutkan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menurun yang diapit lahan pertanian hijau.
Di lembah sebelum tiba di lokasi curug, pengunjung akan disambut panorama sawah bertingkat dengan bebatuan alami serta suara aliran sungai yang menggema lembut, memberikan sensasi escape yang seketika menenangkan.
Kepala Desa Kutawaringin, Heri Juhaeri, mengatakan bahwa di sepanjang aliran Sungai Cileunad terdapat sejumlah curug dengan karakteristik berbeda-beda. Semuanya masih sangat alami dan belum dikelola secara profesional sehingga cocok bagi pecinta eksplorasi alam.
“Semua curug di wilayah Desa Kutawaringin masih asri dan belum dikelola secara profesional,” ujar Heri, Rabu (10/12/2025).
Dari beberapa curug yang ada, Curug Cisalada menjadi yang paling banyak dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Dengan tinggi sekitar 10 meter, bentuknya yang elegan dan akses yang relatif mudah membuatnya populer.
Selain itu, terdapat pula curug-curug lain seperti:
Curug Sigai
Curug Garuguy
Curug Masigit
Curug Lengsir
Masing-masing memiliki ketinggian di bawah 10 meter dan umumnya harus dicapai dengan menelusuri aliran sungai, sehingga memberikan pengalaman petualangan berbeda.
Bagi pengunjung yang datang dari arah Tugu Jamali, terdapat akses lain melalui Desa Ciandam. Setelah melewati Tanjakan Baduga, wisatawan bisa langsung bertanya pada warga mengenai lokasi curug yang ingin dituju. “Umumnya warga setempat mengetahui lokasi setiap curug,” kata Heri.
Dengan keindahan alami dan akses yang tidak terlalu sulit, Curug Cisalada dan deretan curug di sekitarnya menawarkan alternatif wisata yang menenangkan sekaligus memuaskan bagi mereka yang ingin sejenak kabur dari hiruk pikuk Puncak Cipanas.
Komentar