
Panen jagung di Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang tingkatkan produksi pertanian. (G. Wilantara).
CianjurTerkini.com – Sektor pertanian Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, kembali mencatatkan kabar menggembirakan. Panen raya jagung hibrida yang digelar di wilayah tersebut menjadi bukti nyata meningkatnya produktivitas pertanian sekaligus menguatnya harga jual di tingkat petani.
Kepala UPTD Pelayanan Pertanian Sindangbarang, Ayi, menyampaikan bahwa jagung hibrida yang ditanam secara intensif menunjukkan hasil panen yang jauh lebih baik dibandingkan musim tanam sebelumnya. Keberhasilan ini didorong oleh penggunaan benih unggul, penerapan teknik budidaya yang tepat, serta pendampingan berkelanjutan dari penyuluh pertanian.
“Jagung hibrida yang dipanen berasal dari lahan seluas 24 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 7 ton per hektare pipilan kering. Hasil panen tersebut dipasarkan dengan harga yang cukup menggembirakan, yakni Rp6.000 hingga Rp6.200 per kilogram di tingkat petani,” ujar Ayi, Rabu (17/12/2025).
Ia menambahkan, capaian tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan usaha tani dan memperkuat semangat petani dalam mengembangkan komoditas jagung hibrida.
Menurutnya, keberhasilan panen raya ini diharapkan menjadi contoh dan motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, serta memperluas akses pasar. Ke depan, pengembangan jagung hibrida tidak hanya difokuskan pada peningkatan produksi, tetapi juga penguatan kemitraan dan hilirisasi agar nilai tambah lebih banyak dinikmati petani.
“Dengan kualitas panen yang lebih baik dan permintaan pasar yang stabil, petani Desa Jayagiri mampu menjual jagung dengan harga lebih menguntungkan, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan mereka,” jelasnya.
Ayi juga berharap keberhasilan jagung hibrida dapat menjadi contoh bagi pengembangan komoditas pertanian lainnya di Desa Jayagiri. Panen raya ini menjadi bagian dari komitmen desa dalam memperkuat ketahanan pangan lokal serta menjadikan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian desa.
Sementara itu, Camat Sindangbarang, Ai Poetra, menyampaikan apresiasi kepada para petani serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan jagung hibrida di Desa Jayagiri. Ia menegaskan bahwa sinergi antara petani, pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan mitra pembeli menjadi kunci keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah Sindangbarang. (G. Wilantara).
Komentar