
Curug Cicaka dan Curug Cijambe menjadi tempat wisata alam di Cugenang Cianjur. Foto: Yayan. S
CianjurTerkini.Com – Bagi para pecinta alam yang tengah mencari destinasi trekking untuk mengisi libur panjang, kawasan Perhutani Blok Gunung Gedogan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, bisa menjadi pilihan ideal.
Di wilayah yang masih asri ini tersembunyi dua air terjun eksotis yang dijuluki sebagai mutiara terpendam Cijedil: Curug Cikaca dan Curug Cijambe.
Kedua curug ini memiliki pesona serta karakter berbeda. Curug Cikaca menampilkan aliran air vertikal setinggi 8 meter dengan lebar sekitar 1,2 meter, sedangkan Curug Cijambe yang berada di posisi lebih tinggi memiliki bentuk berundak empat dan menjulang hingga 15 meter dari permukaan kolam. Keduanya bersumber dari aliran berbeda di Blok Gunung Gedogan, bagian dari gugusan Gunung Geulis.
Meski jaraknya relatif dekat dari jalan raya, perjalanan menuju dua curug ini menantang adrenalin. Para pengunjung harus melewati pematang sawah, kebun warga, serta mendaki dengan mengikuti aliran Sungai Cipameumpeuk yang arusnya dilawan sepanjang perjalanan.
Trekking menuju Curug Cikaca membutuhkan waktu sekitar satu jam, sedangkan perjalanan menuju Curug Cijambe mencapai 2,5 jam.
Cecep, seorang petualang lokal, mengatakan bahwa stamina yang prima menjadi syarat utama untuk menaklukkan rute tersebut. Namun semua rasa lelah itu akan terbayar lunas saat tiba di lokasi.
“Sesampainya di Curug, capek langsung hilang. Pesonanya eksotis sekali,” ujarnya.
Menurutnya, jalur menuju kedua curug tidak dapat dilalui sekaligus karena tidak tersedia jalan setapak yang menghubungkan keduanya. Ia dan rekan-rekannya bahkan harus membuka jalur baru dengan menerobos semak-semak sepanjang aliran sungai.
“Sabtu kemarin kami menelusuri Curug Cijambe yang dijuluki Curug Taraje karena bentuknya mirip tangga,” ungkapnya.
Sebelumnya, mereka juga sempat menelusuri Curug Cikaca hingga ke puncak gugusan Gunung Geulis, di mana terdapat sebuah makam keramat yang dikenal sebagai Makom Sunan Ambu.
Rute menuju kawasan ini pun cukup mudah ditemukan. Dari jalan raya Cipanas–Cianjur, wisatawan bisa masuk melalui jalur menuju Makom Kramat Mbah Jongor. Setibanya di Kampung Pameumpek, kendaraan roda dua dapat dititipkan ke warga setempat sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Dengan keindahan alam yang masih terjaga dan tantangan trekking yang memacu adrenalin, Curug Cikaca dan Curug Cijambe siap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin merasakan petualangan alam di Cianjur. Banyak pendaki menggambarkan pengalaman ini sebagai menemukan “mutiara terpendam” di Cijedil.
Komentar